MAKALAH
BIOPIRACY Centella asiatica
MUTHIA MIRANDA ZAUNIT
1520422009
JURUSAN BIOLOGI
PASCA SARJANA
UNIVERSITAS ANDALAS
Padang, 2015
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Penuaan
adalah masalah yang berhubungan dengan perubahan bentuk dan
perubahan kimia yang terjadi sejalan dengan proses bertambahnya usia. Masalah
ini merupakan masalah yang umumnya
sangat ditakuti manusia, khususnya perempuan.
Pada era ini menuntut manusia untuk lebih banyak bekerja.
Gender sudah tidak menjadi penghalang lagi untuk berkarir. Tuntutan pekerjaan
yang tinggi menyebabkan masalah psikis,
salah satunya stres. Stres merupakan salah satu penyebab bertambah cepatnya
proses penuaan.
Aktivitas kerja menuntun manusia
modern untuk berpenampilan menarik. Penampilan ini dapat ditunjang dengan
pakainan yang fashionable, riasan
wajah, dan perawatan tubuh. Salah satu bagian yang paling mendapat perlakuan
serius dalam hal perawatan tubuh ini adalah perawatan kulit wajah.
Perawatan kulit wajah dapat
dilakukan dengan menggunakan bahan alami maupun bahan sintetis. Penggunaan
bahan alami contohnya menggunakan ekstrak bengkoang sebagai masker wajah. Sedangkan kelemahannya adalah memerlukan banyak waktu dalam persiapannya. Kedua, kelebihan penggunaan cream (produk sintetis) adalah penggunaannya yang praktis sedangkan kelemahannya adalah memungkinkan dampak buruk bagi kesehatan karena mengandung senyawa sintetis.
Kebutuhan manusia tentang cream perawatan wajah memacu perusahaan
kecantikan untuk berlomba-lomba menghasilkan produk dengan kasiat super. Untuk menghasilkan produk ini
dilakukan eksplorasi untuk mengetahui bahan alami yang menimbulkan dampak baik
untuk kulit. Informasi mengenai kasiat tumbuhan ini diporoleh dari masyarakat
tradisional, karena mereka mempunyai ramuan-ramuan tradisional yang berasal
dari tumbuhan untuk kecantikan. Pengekplorasian ini telah sampai
ke asia. Hal ini terbukti ketika L’oreal Paris meluncurkan produknya berupa cream malam yang mengandung ekstrak tanaman
pegangan. Pegangan ini merupakan tanaman asli asia. Olehkarena itu, penulis
tertarik menulis paper tentang “Biopiracy
Centella asiatica”.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah,
dapat dirumuskan:
1.2.1.
Apakah definisi Centella
asiatica?
1.2.2.
Bagaimanakah hubungan
Penuaan dengan Centella asiatica?
1.2.3.
Apakah definisi biopirasi?
1.2.4.
Bagaimana Biopiracy Centella asiatica untuk Cream
Wajah Produksi L’oreal ?
1.3.
Tujuan Makalah
Makalah
ini ditulis dengan tujuan sebagai berikut:
1.3.1.
Untuk mengetahui definisi Centella asiatica
1.3.2.
Untuk mengetahui bagaimana
hubungan Penuaan dengan Centella asiatica.
1.3.3.
Untuk mengetahui definisi biopiracy
1.3.4.
Untuk mengetahui bagaimana
Biopiracy Centella asiatica untuk Cream Wajah Produksi L’oreal Paris.
1.4.
Manfaat Makalah
Makalah ini diharapkan dapat
bermanfaat bagi:
1.4.1.
Penulis, sebagai salah
satu persyaratan untuk melengkapi tugas Mata kuliah Bioprospeksi.
1.4.2.
Pembaca yang ingin
mengetahui masalah terkait dengan biopirasi.
1.4.3.
Penulis selanjutnya,
makalah ini diharapkan menjadi masukan dalam merumuskan masalah yang berkaitan
dengan biopiracy.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Definisi Centella asiatica
Centella asiatica merupakan tanaman menahun tanpa batang, mempunyai rimpang
yang pendek dan geragih yang panjang dan merayap. Daunnya 2 hingga 10 lembar
tersusun dalam satu roset akar, berbentuk ginjal dengan tepi bergigi atau beringgit.
Bunga dalam bunga payung yang terpisah atau 2-3 payung berkelompok, berhadapan
dengan daun, tiap payung terdiri atas 3 bunga daun pembalut 2-3, tangkai bunga
amat pendek, bakal buah berdampingan pada sisi yang terlebar. Daun mahkota
kemerah-merahan. Buahnya buah berbelah dan berlekuk dua (Tjitrosoepomo, 1994)
Centella asiatica termasuk
tamanan liar, terdapat di seluruh Indonesia dan berasal daei Asia Tropik. Di
Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama pegagan. Tanaman ini hidup pada
tempat yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti
di padang rumput, pinggir selokan, dan sawah. Tanaman ini sering dijadikan
tanaman penutup tanah di perkebunan. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 2.500 m di atas permukaan laut (Wijayakusuma
et al., 1992).
Di Indonesia penyebaran pegagan sangat
luas, terbukti dengan banyaknya nama tanaman ini. Klasifikasi ilmiah pegagan
sebagai berikut (Tjitrosoepomo, 1994):
Divisio : Spermatophyta
Sub-Divisio : Angiospermae
Kelas :
Dicotyledone
Ordo :
Umbillales
Famili :
Umbilliferae (Apiaceae)
Genus :
Centella
Spesies : Centella asiatica (L) Urban
2.2. Hubungan Penuaan dengan Centella asiatica
Penuaan kulit tampaknya terutama
terkait dengan penurunan tingkat
kolagen tipe I, komponen utama dari dermis kulit. Asiaticoside, komponen saponin terisolasi dari pegagan, telah terbukti menginduksi jenis
sintesis kolagen di lapisan dermal manusia.
(Seevaratnam et al, 2012)
2.3. Biopiracy
Menurut
Gandjar (2012), Biopiracy adalah praktik eksploitasi sumber
daya alam dan pengetahuan masyarakat tentang alamnya tanpa izin dan
pembagiannya. Secara singkat, Biopiracy dapat diartikan sebagai pencurian
kekayaan intelektual. Pencurian kekayaan intelektual ini biasanya dilakukan
oleh negara yang lebih kuat dari segi penelitian dan ekonomi terdahap negara
yang lebih lemah. Negara yang lebih maju ini memiliki pengetahuan dan teknologi
yang memadai untuk mengolah sumberdaya alam agar memiliki nilai lebih, namun
mereka kurang memiliki keragaman sumber daya sehinnga mereka mencari sumber
daya alam negara lain.
Fakta
ini jelas merugikan negara yang menjadi korban biopirasi. Selain kehilangan
sumberdaya hayatinya, Negara tersebut menjadi tidak bebas lagi menggunakan
sumberdaya hayati tersebut.
2.4. Biopiracy
Centella asiatica Untuk Cream
Wajah Produksi L’oreal
L’oreal Paris
adalah sebuah perusahaan kecantikan yang mendunia. Perusahaan ini bermarkas di
Paris dan memiliki cabang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tindak-tanduk
perusahaan ini untuk mendapatkan posisi di mata dunia patut diacungi jempol.
Perusahaan ini tidak hanya mengolah produknya dari bahan sintetis namun juga
memasukan ekstrak tumbuhan untuk kasiat yang menakjubkan.
Untuk
mendapatkan sumber daya hayati apa yang dapat dicampurkan ke dalam bahan
sintetisnya, L’oreal mengadakan eksplorasi ke berbagai daerah. Eksplorasi
tentang manfaat sumber daya hayati ini dilakukan oleh para ahli biologi.
Tentunya, para ahli biologi yang mengetahui metode yang tepat dilakukan untuk
mengeksplor sumber daya hayati ini.
Centella asiatica merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis. Dari tata
cara penamaannya dapat diketahui bahwa tumbuhan ini adalah tumbuhan asli asia.
Biopiracy adalah bentuk tindakan
penyalahgunaan ilmu biologi. Tindakan
ini dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ilmu yang sangat memadai. Aturan
tentang Biopiracy sudah tertuang dalam Protokol Cartagena. Namun, tindakan ini
masih tetap terjadi karena lemahnya pengawasan dari masyarakat.
Penggunaan ekstrak Centella asiatica dalam cream malam produksi L’oreal Paris dikatakan sebagai
sebuah bentuk biopirasi. Perusahaan L’oreal Paris menggunakan ekstrak tumbuhan
ini untuk kepentingan komersil produknya. Perusahaan ini juga memegang hak
paten terhadap penggunaan Centella asiatica. Pemasaran produk ini sudah
sampai ke seluruh dunia, termasuk asia khusunya Indonesia. Tentunya perusahaan
yang bermarkas di Paris (Perancis) ini mendapatkan keuntungan komersil yang
sangat luar biasa. Penjualan produkuk ini juga tentunya menyumbang pendapatan
untuk Negara Perancis. Namun, asia
yang merupakan habitat asli dari Centella asiatica tidak mendapatkan royalti apa pun atas penggunaan
sumberdaya hayatinya ini. Di sini Nampak ketidakseimbangan antara pengguna
dengan yang memiliki sumberdaya hayati ini.
Melalui wawancara penulis dengan Bapak
Nasir pemilik toko Kosmetik Al Falah yang beralamat di Pasar Pariaman, cream dengan ekstrak Centela asiatica produksi L’oreal dijual dengan harga Rp 162.000,-/unit.
Harga ini termasuk ke dalam golongan harga kosmetik menengah dan terjangkau
oleh masyarkat umum. Cream ini memiliki pasar tersendiri, yaitu wanita berusia
di atas 30 tahun karena manfaat cream ini untuk mengurangi kerutan pada kulit
wajah.
Cream ekstrak Centella asiatica produksi L’oreal memiliki nilai jual yang lebih tinggi
daripada produk kosmetik lokal. Salah satu penyebabnya adalah cream ini satu-satunya cream yang
memiliki ekstrak anti penuaan dari bahan
alami. Para konsumen cerdas sudah mengetahui bahwa Centella memiliki banyak
manfaat, termasuk manfaat untuk menunda penuaan. Olehkarena itu cream ini
memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan produk lainnya.
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Penjualan cream dengan ekstrak Centella asiatica memiliki nilai jual yang tinggi karena produk ini
satu-satunya cream yang mengandung
ekstrak tumbuhan untuk menunda penuaan. Tumbuhan yang diambil sebagai bahan
anti penuaan oleh perusahaan L’oreal berasal dari asia, namun asia tidak
mendapat royalti atas penjualan produk ini.
4.2.
Saran
Pemerintah
bersama masyarakat terdidik harus memberikan informasi kepada masyarakat non
terdidik tentang Biopiracy agar praktek Biopiracy dapat ditekan.
DAFTAR PUSTAKA
Gandjar,
Indrawati. 2012. Daerah Tropis Diminati
untuk Penelitian Biodiversitas Mikroorganisme.(online),( http://www.antaranews.com/berita/335100/), diakses
pada tanggal 2 Oktober 2015.
Seevaratnam,
Vasantharuba; P.Banumathi1; M.R.Premalatha, Sp; Sundaram dan T.Arumugam.2012. Functional Properties of Centella asiatica (l.): A Review.
(online), (http://www.ijppsjournal.com/Vol4Suppl5/4798.pdf), diakses pada
tanggal 2 Oktober 2015.
Tjitrosoepomo, G. 1994. Taksonomi
Tumbuhan Obat-obatan. Gajah Mada University Press: Yogyakarta.
Wijayakusuma,
H; S. Dalimartha; A.S. Wirian. 1992. Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia.
Pustaka Kartini: Jakarta.
