Pages

Selasa, 16 Januari 2018

BIOPIRACY Centella asiatica

MAKALAH

BIOPIRACY Centella asiatica 



 Image result for logo unand





MUTHIA MIRANDA ZAUNIT
1520422009






JURUSAN BIOLOGI
PASCA SARJANA
UNIVERSITAS ANDALAS
Padang, 2015



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar  Belakang Masalah

Penuaan adalah  masalah yang  berhubungan dengan perubahan bentuk dan perubahan kimia yang terjadi sejalan dengan proses bertambahnya usia. Masalah ini merupakan  masalah yang umumnya sangat ditakuti manusia, khususnya perempuan.
Pada era  ini  menuntut manusia untuk lebih banyak bekerja. Gender sudah tidak menjadi penghalang lagi untuk berkarir. Tuntutan pekerjaan yang tinggi menyebabkan masalah  psikis, salah satunya stres. Stres merupakan salah satu penyebab bertambah cepatnya proses penuaan.
Aktivitas kerja menuntun manusia modern untuk berpenampilan menarik. Penampilan ini dapat ditunjang dengan pakainan yang fashionable, riasan wajah, dan perawatan tubuh. Salah satu bagian yang paling mendapat perlakuan serius dalam hal perawatan tubuh ini adalah perawatan kulit wajah.
Perawatan kulit wajah dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alami maupun bahan sintetis. Penggunaan bahan alami contohnya menggunakan ekstrak bengkoang sebagai masker wajah. Sedangkan kelemahannya adalah memerlukan banyak waktu dalam persiapannya. Kedua, kelebihan penggunaan cream (produk sintetis) adalah penggunaannya yang praktis sedangkan kelemahannya adalah memungkinkan dampak buruk bagi kesehatan karena mengandung senyawa sintetis. 
Kebutuhan manusia tentang cream perawatan wajah memacu perusahaan kecantikan untuk berlomba-lomba menghasilkan produk dengan kasiat super. Untuk menghasilkan produk ini dilakukan eksplorasi untuk mengetahui bahan alami yang menimbulkan dampak baik untuk kulit. Informasi mengenai kasiat tumbuhan ini diporoleh dari masyarakat tradisional, karena mereka mempunyai ramuan-ramuan tradisional yang berasal dari tumbuhan untuk kecantikan. Pengekplorasian ini telah sampai ke asia. Hal ini terbukti ketika L’oreal Paris meluncurkan produknya berupa cream malam yang mengandung ekstrak tanaman pegangan. Pegangan ini merupakan tanaman asli asia. Olehkarena itu, penulis tertarik menulis paper tentang “Biopiracy Centella asiatica”.

1.2.  Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang masalah, dapat dirumuskan:
1.2.1.      Apakah  definisi Centella asiatica?
1.2.2.      Bagaimanakah hubungan Penuaan dengan Centella asiatica?
1.2.3.      Apakah  definisi biopirasi?
1.2.4.      Bagaimana Biopiracy Centella asiatica untuk Cream Wajah Produksi L’oreal ?
1.3.      Tujuan Makalah
Makalah ini ditulis dengan tujuan sebagai berikut:
1.3.1.      Untuk mengetahui definisi Centella asiatica
1.3.2.      Untuk mengetahui bagaimana hubungan Penuaan dengan Centella asiatica.
1.3.3.      Untuk mengetahui definisi biopiracy
1.3.4.      Untuk mengetahui bagaimana Biopiracy Centella asiatica untuk Cream Wajah Produksi L’oreal Paris.

1.4.      Manfaat Makalah
Makalah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:
1.4.1.      Penulis, sebagai salah satu persyaratan untuk melengkapi tugas Mata kuliah Bioprospeksi.
1.4.2.      Pembaca yang ingin mengetahui masalah terkait dengan biopirasi.
1.4.3.      Penulis selanjutnya, makalah ini diharapkan menjadi masukan dalam merumuskan masalah yang berkaitan dengan biopiracy.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Definisi Centella asiatica
           
            Centella asiatica merupakan tanaman menahun tanpa batang, mempunyai rimpang yang pendek dan geragih yang panjang dan merayap. Daunnya 2 hingga 10 lembar tersusun dalam satu roset akar, berbentuk ginjal dengan tepi bergigi atau beringgit. Bunga dalam bunga payung yang terpisah atau 2-3 payung berkelompok, berhadapan dengan daun, tiap payung terdiri atas 3 bunga daun pembalut 2-3, tangkai bunga amat pendek, bakal buah berdampingan pada sisi yang terlebar. Daun mahkota kemerah-merahan. Buahnya buah berbelah dan berlekuk dua (Tjitrosoepomo, 1994)
Centella asiatica termasuk tamanan liar, terdapat di seluruh Indonesia dan berasal daei Asia Tropik. Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama pegagan. Tanaman ini hidup pada tempat yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, dan sawah. Tanaman ini sering dijadikan tanaman penutup tanah di perkebunan. Tanaman ini dapat tumbuh  hingga 2.500 m di atas permukaan laut (Wijayakusuma et al., 1992).
Di Indonesia penyebaran pegagan sangat luas, terbukti dengan banyaknya nama tanaman ini. Klasifikasi ilmiah pegagan sebagai berikut (Tjitrosoepomo, 1994):
Divisio             : Spermatophyta
Sub-Divisio     : Angiospermae
Kelas               : Dicotyledone
Ordo                : Umbillales
Famili              : Umbilliferae (Apiaceae)
Genus              : Centella
Spesies            : Centella asiatica (L) Urban

2.2. Hubungan Penuaan dengan Centella asiatica

Penuaan kulit tampaknya terutama terkait dengan penurunan tingkat kolagen tipe I, komponen utama dari dermis kulit. Asiaticoside, komponen saponin terisolasi dari pegagan, telah terbukti menginduksi jenis sintesis kolagen di lapisan dermal manusia. (Seevaratnam et al, 2012)

2.3. Biopiracy

            Menurut Gandjar (2012), Biopiracy adalah praktik eksploitasi sumber daya alam dan pengetahuan masyarakat tentang alamnya tanpa izin dan pembagiannya. Secara singkat, Biopiracy dapat diartikan sebagai pencurian kekayaan intelektual. Pencurian kekayaan intelektual ini biasanya dilakukan oleh negara yang lebih kuat dari segi penelitian dan ekonomi terdahap negara yang lebih lemah. Negara yang lebih maju ini memiliki pengetahuan dan teknologi yang memadai untuk mengolah sumberdaya alam agar memiliki nilai lebih, namun mereka kurang memiliki keragaman sumber daya sehinnga mereka mencari sumber daya alam  negara lain.
            Fakta ini jelas merugikan negara yang menjadi korban biopirasi. Selain kehilangan sumberdaya hayatinya, Negara tersebut menjadi tidak bebas lagi menggunakan sumberdaya hayati tersebut. 

2.4.  Biopiracy Centella asiatica Untuk Cream Wajah Produksi L’oreal

            L’oreal Paris adalah sebuah perusahaan kecantikan yang mendunia. Perusahaan ini bermarkas di Paris dan memiliki cabang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tindak-tanduk perusahaan ini untuk mendapatkan posisi di mata dunia patut diacungi jempol. Perusahaan ini tidak hanya mengolah produknya dari bahan sintetis namun juga memasukan ekstrak tumbuhan untuk kasiat yang menakjubkan.
            Untuk mendapatkan sumber daya hayati apa yang dapat dicampurkan ke dalam bahan sintetisnya, L’oreal mengadakan eksplorasi ke berbagai daerah. Eksplorasi tentang manfaat sumber daya hayati ini dilakukan oleh para ahli biologi. Tentunya, para ahli biologi yang mengetahui metode yang tepat dilakukan untuk mengeksplor sumber daya hayati ini.
            Centella asiatica merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis. Dari tata cara penamaannya dapat diketahui bahwa tumbuhan ini adalah tumbuhan asli asia.
            Biopiracy adalah bentuk tindakan penyalahgunaan  ilmu biologi. Tindakan ini dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ilmu yang sangat memadai. Aturan tentang Biopiracy sudah tertuang dalam Protokol Cartagena. Namun, tindakan ini masih tetap terjadi karena lemahnya pengawasan dari masyarakat.
Penggunaan ekstrak Centella asiatica dalam cream malam produksi L’oreal Paris dikatakan sebagai sebuah bentuk biopirasi. Perusahaan L’oreal Paris menggunakan ekstrak tumbuhan ini untuk kepentingan komersil produknya. Perusahaan ini juga memegang hak paten terhadap penggunaan Centella asiatica. Pemasaran produk ini sudah sampai ke seluruh dunia, termasuk asia khusunya Indonesia. Tentunya perusahaan yang bermarkas di Paris (Perancis) ini mendapatkan keuntungan komersil yang sangat luar biasa. Penjualan produkuk ini juga tentunya menyumbang pendapatan untuk Negara Perancis.  Namun, asia yang  merupakan habitat asli dari Centella asiatica tidak mendapatkan royalti apa pun atas penggunaan sumberdaya hayatinya ini. Di sini Nampak ketidakseimbangan antara pengguna dengan yang memiliki sumberdaya hayati ini.

Melalui wawancara penulis dengan Bapak Nasir pemilik toko Kosmetik Al Falah yang beralamat di Pasar Pariaman, cream dengan ekstrak Centela asiatica produksi L’oreal dijual dengan harga Rp 162.000,-/unit. Harga ini termasuk ke dalam golongan harga kosmetik menengah dan terjangkau oleh masyarkat umum. Cream ini memiliki pasar tersendiri, yaitu wanita berusia di atas 30 tahun karena manfaat cream ini untuk mengurangi kerutan pada kulit wajah.
Cream ekstrak Centella asiatica produksi  L’oreal memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada produk kosmetik lokal. Salah satu penyebabnya adalah cream ini satu-satunya cream yang memiliki ekstrak  anti penuaan dari bahan alami. Para konsumen cerdas sudah mengetahui bahwa Centella memiliki banyak manfaat, termasuk manfaat untuk menunda penuaan. Olehkarena itu cream ini memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan produk lainnya.



BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Penjualan cream dengan ekstrak Centella asiatica memiliki nilai jual yang tinggi karena produk ini satu-satunya cream yang mengandung ekstrak tumbuhan untuk menunda penuaan. Tumbuhan yang diambil sebagai bahan anti penuaan oleh perusahaan L’oreal berasal dari asia, namun asia tidak mendapat royalti atas penjualan produk ini.

4.2. Saran

            Pemerintah bersama masyarakat terdidik harus memberikan informasi kepada masyarakat non terdidik tentang Biopiracy agar praktek Biopiracy dapat ditekan.


DAFTAR PUSTAKA


Gandjar, Indrawati. 2012. Daerah Tropis Diminati untuk Penelitian Biodiversitas Mikroorganisme.(online),( http://www.antaranews.com/berita/335100/), diakses pada tanggal 2 Oktober 2015.

Seevaratnam, Vasantharuba; P.Banumathi1; M.R.Premalatha, Sp; Sundaram dan  T.Arumugam.2012. Functional Properties of Centella asiatica (l.): A Review. (online), (http://www.ijppsjournal.com/Vol4Suppl5/4798.pdf), diakses pada tanggal 2 Oktober 2015.
Tjitrosoepomo, G. 1994. Taksonomi Tumbuhan Obat-obatan. Gajah Mada University Press: Yogyakarta.

Wijayakusuma, H; S. Dalimartha; A.S. Wirian. 1992. Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia. Pustaka Kartini: Jakarta.